Saat- saat wanita menyalahkan estrogen: ketika setiap malam diam- diam menyalakan microwave sambil memasak mi instan
Saat- saat pria menyalahkan estrogen: setiap saat
That’s why… We call it estrogen syndrome
Saat- saat wanita menyalahkan estrogen: ketika setiap malam diam- diam menyalakan microwave sambil memasak mi instan
Saat- saat pria menyalahkan estrogen: setiap saat
That’s why… We call it estrogen syndrome
Sebenernya sih… Pengen banget nulis dengan kata- kata sophisticated, biar keliatan ciamik dan dahsyat. Cuman kenapa ya, vocab bahasa Indonesia saya tidak begitu banyak… Kalau dibandingkan dengan penulis lainnya, saya jadi merasa rendah diri.
Yah, mungkin untuk sementara, ini udah keren, biar begini adanya. Saya berbicara dengan otak saya yang sederhana, tidak ingin membuat orang berkerut jidat dan lapar mata mencari bahan bacaan lain. Minimal, tujuan saya menulis harus terwujud ketika orang membaca tulisan saya: terhibur. Mungkin sedikit mengerutkan jidat, tapi tidak sampai malas membaca.
Mungkin sekali- kali saya harus mencoba membawakan tulisan yang banyak artinya dan vocabnya harus nyari dua hari sebelumnya…
Ciao!
Kebiasaan saya akhir- akhir ini adalah menulis tanpa tau apa yang saya tulis. Berdasarkan peristiwa setiap harinya yang saya lewati, saya coba untuk menulis. Namun terantuk di suatu bagian. Sama seperti ketika saya melangkah, lalu menemukan jalan buntu, saya bukannya berbalik untuk mencari arah yang benar, tapi saya hanya terdiam. Merenungi diri, kenapa saya bisa sampai disini, siapa yang salah, saya yang salah atau ada orang lain yang berperan sehingga saya bisa sampai di tempat ini.
Sekarang adalah fase dimana saya sadar, bahwa merenungi jalan buntu di hadapan saya kurang begitu berarti. Namun, saya menemukan suatu hal baru, daripada saya beputar untuk mencari arah yang benar atau menanyakan arah kepada seseorang, lebih baik saya membongkar jalan buntu. Mendobrak kesadaran yang ada. Saya akan membiarkan kaki terus berjalan dan insting yang menuntun. Ketika ada matahari, biarlah saya berjalan menuju matahari sampai pukul duabelas siang. Lalu beristirahat untuk sekedar mengambil nafas atau minum untuk mengusir haus.
Kaki saya mulai beranjak, untuk membuat kerangka baru dari setiap cuilan kilasan hidup saya bersama orang- orang terdekat dan orang- orang terjauh. Hanya untuk harapan sederhana, yaitu mewujudkan mimpi kecil. Karena hidup adalah perjalanan menuju mimpi…
Gracias
Pernahkan kamu merasakan ingin sekali mempunyai sesuatu?
Aku sedang ingin. Ingin sekali. Tapi rasa rasanya tidak bisa tercapai. Ingin apa? Ingin ada embel- embel S.T di belakang namaku…
Ya… Emang klise sih, tapi bukannya setiap orang yang kuliah pengen lulus? Sama aja kayak setiap orang yang lapar pengen kenyang. Ya… Aku kelaparan. Alhasil, hidupku akhir- akhir ini berakhir melodramatis. Nonton Oprah nangis, nonton the Ghost Wisperer nya Jennifer Love Hewwit nangis, nonton National Geographic nangis, bahkan nonton animax juga nangis. Lebih nangis lagi kalo nonton putri yang ditukar. Sedih… Kenapa masih ada yang mau nonton anak 16 tahun dibedakin kayak ibu- ibu dan diculik ke Hongkong.
Okey, back to basic. Kesalahan sebenarnya terletak di aku. Yang udah ngelamar kerja sebelum lulus. Ga kepikiran aja kalau kerja menguras tenaga dan otak. Capek. Pulang- pulang cuman pengennya nonton Glee sambil merem melek karena ngantuk. Udah gak cukup otaknya buat kerja lagi. Dan ternyata bolak balik Jakarta- Bandung- Jakarta dalam sehari seminggu sekali itu sangat melelahkan. Apalagi kalau cuman buat ketemu dosen setengah jam.
Yeah, I don’t want to get tortured. I think my BF already enough to hear from me about this matter…
Dear, blog sayang… Maapin mamah ya :*
Ini adalah kisah tentang istri yang ditukar…
Pada suatu ketika, tersebutlah cerita tentang suami istri yang tinggal di suatu kota metropolitan. Sebut saja mereka tinggal di Jekardah.
Sang suami sebenarnya terpaksa menikah dengan istrinya, dia hanya ingin menyenangkan hati ayah ibunya karena sudah 50 tahun ia menjomblo, namun belum ada yang mau dengannya, lagian, bapak ibunya berpesan sebelum meninggal, “Nak, jangan mau jadi jomblo seumur hidup, ibu gak tahan lagi digosipin di dunia. Apalagi di akherat.”, kata ibunya.
Pada suatu hari, sepasang suami istri tersebut pergi ke warteg a.k.a warung tega(l). Sudah 3 tahun mereka menikah, sang suami tetap tidak bisa jatuh cinta kepada istrinya, sampai suatu saat semuanya berubah…
Ketika sang suami melihat sebuah sosok di warteg itu…
Dia imut, putih, langsing, mulus, mempesona, kepalanya besar, menunjukkan intelejensia tak terhingga. Tertutup dengan topi hijau, dia sangat sempurna.
Tak ayal lagi, sang suami langsung jatuh cinta pada sosok tersebut. Ia pun rela menukar istrinya dengan sosok itu. Ya… sang suami rela menukar istrinya dengan sebatang tauge…
Setelah tauge dan sang lelaki bertemu, dunia pun berubah. Sang suami terus menerus memandangi tauge. Ia tidak peduli dengan istrinya lagi, yang sekarang meringkuk di baskom sayur tempat tauge biasa nongkrong sepanjang hari menunggu pelanggan.
Pada suatu hari, tetangga si suami itu, pergi ke warteg. Ia terkejut setelah tahu, bahwa ada suami yang tega menukar istrinya dengan sebatang tauge putih. Dengan berat hati, si tetangga itu pun membeli sang istri dengan harga Rp 2000 sebungkus. Lalu ia pergi ke rumah suami istri tersebut. Tujuannya adalah untuk mengantar sang istri kepada pelukan suaminya.
Kehidupan sang suami sekarang mulai berubah. Ia sering senyum- senyum di depan tauge. Ia menciumi tauge, walaupun baunya sudah seperti sayuran basi. Ketika itu, tetangganya mengetuk pintu. Sang suami dengan malas membuka pintu, ia merasa kesenangannya terganggu.
“Permisi Pak, saya membawakan bungkusan untuk bapak.”, kata tetangganya.
“Apa ini? Pakai repot- repot segala”, ucapnya basa- basi.
“Ini istri bapak pak…Is….triiii…ba….paaakkk…”, kata tetangganya dengan slow motion.
“Oh, kan udah saya tuker pake tauge, Bu.”
“Apa?” (zoom in…zoom out)
“Bisa ibu jual lagi, atau ibu jadikan orak arik…”
Lalu sang suami beralih pandang ke bungkusan yang berisi istrinya…
“Kamu saya talak satu”
“Kamu saya talak dua”
“Kamu saya talak tiga”
“Selesai”
Sang suami kembali lagi asyik masyuk dengan taugenya.
“Tunggu, kenapa bapak tega melakukan ini? Anda membuang istri Anda sendiri???”
, kata tetangganya.
Hening…
“Daripada bapak buang istri bapak, lebih baik saya jadikan isi tahu jeletot saja.
.. Boleh??”
Sang istri bengong…
-Fin-
Hari ini saya mendapat sms dari orang yang sama sekali tidak saya kenal. Dia menyamar sebagai pacar saya. Bahkan lebih posesif dari aslinya. Jika saya tidak balas smsnya dalam dua menit, dia akan mengirimkan pesan: “Kenapa kamu ga balas sms aku?”. Sedangkan saya sudah tidak tertarik menghadapi orang- orang seperti ini. Aaah… lain kali saya berjanji pada diri sendiri, tidak akan usil menanggapi sms seperti ini lagi. Ujung- ujungnya?? Dia minta tidur bareng. Tepatnya, dia meniduri saya. Tidur bersama. Oh, don’t even thing that I fulfill his wish.
Hello, I’ve got sex message from someone I don’t know either.
Thank you for the lesson.
IMHO, no offense
Come on hold my hand
Start to sing and start to dance, come on take a chance
You can run and catch the sun, and your day has begun
Put a smile on your face, my friend?Praise the holy land
When you feel so sad, my friend
Come on hold my hand
Lift your life with a smile, my friend
Forget the bitter end
You can be a better man, the future is in your hand
Listen to your heart, my friend
Praise the holy land
Sing en das met my ah (sing and dance with together)
I start to write a love letter, when I first met you there
But I still keep it on my secret place
I’m not the only one who adores you anyway
But someday you will know that I am here
I’m just waiting for a moment to tell you
I’m waiting, and I’ll make you all mine
I’m just waiting, waiting, waiting…
I don’t care what people say about who you are and what you do
And all I see is that perfect lies in you
I believe that the time will come and we will be together
Oh I am so in love with you, and I’m falling, I’m falling for you